PEKANBARU, bertuahnews.com – Sebanyak 925 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Kampar mengikuti kegiatan Profiling ASN melalui program Pro ASN yang dilaksanakan Kantor Regional XII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pekanbaru.
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, 7 hingga 11 September 2026, tersebut menjadi bagian dari upaya pemetaan potensi dan kompetensi ASN Kabupaten Kampar. Para peserta mengikuti proses penilaian menggunakan perangkat komputer yang telah disiapkan di lokasi kegiatan.
Program Profiling ASN tidak hanya diarahkan untuk mengetahui kemampuan yang dimiliki setiap pegawai. Pemetaan juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperoleh gambaran mengenai potensi, kekuatan dan ruang pengembangan masing-masing ASN.
Kepala Kantor Regional XII BKN Pekanbaru, Purjiyanta, menjelaskan bahwa profiling ASN memiliki tujuan yang lebih luas dibandingkan sekadar mengukur kompetensi pegawai.
“Profiling ASN bukan sekadar kegiatan untuk mengukur kompetensi. Lebih dari itu, ini adalah langkah untuk mengenali potensi, memahami kekuatan, dan melihat ruang pengembangan setiap ASN,” ungkap Purjiyanta.
Menurutnya, hasil pemetaan melalui Pro ASN dapat mendukung pengelolaan talenta ASN secara lebih tepat. Data mengenai potensi dan kompetensi pegawai dapat menjadi bagian dari pertimbangan dalam proses penempatan maupun pengembangan ASN.
“Melalui Pro ASN, pemetaan tidak hanya diarahkan untuk mengenal kompetensi yang dimiliki ASN, tetapi juga menjadi bagian dalam mendukung penempatan, pengembangan, dan pengelolaan talenta ASN secara lebih tepat,” jelasnya.
Pelaksanaan profiling terhadap 925 ASN Kabupaten Kampar sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kampar dengan Kantor Regional XII BKN Pekanbaru.
Pemetaan potensi dan kompetensi tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih objektif mengenai kapasitas aparatur. Dengan demikian, pengembangan ASN dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi sekaligus kemampuan dan potensi masing-masing pegawai.
Program Pro ASN juga menjadi bagian dari penguatan manajemen ASN yang berbasis potensi, kompetensi dan kinerja.
Data hasil profiling nantinya dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan dalam pengembangan sumber daya aparatur, termasuk dalam melihat kebutuhan peningkatan kompetensi dan pengelolaan talenta ASN.
Bagi Pemerintah Kabupaten Kampar, kegiatan ini menjadi salah satu langkah untuk mendorong pengelolaan aparatur yang lebih terarah dan berbasis data.
Dengan mengikuti profiling tersebut, para ASN tidak hanya menjalani proses penilaian, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai potensi dan kompetensi yang dimiliki masing-masing.
Pelaksanaan Profiling ASN hingga 11 September 2026 diharapkan dapat menghasilkan pemetaan yang menjadi bahan pendukung bagi pengembangan ASN Kabupaten Kampar serta memperkuat penerapan manajemen talenta di lingkungan pemerintahan daerah.






