Bapanas Bersama Pemkab Rohul Lakukan Sidak Pengawasan Stabilitas Pangan Jelang Idul Fitri 1447 H

Rokan Hulu, Bertuahnews.com – Menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, pengawasan stabilitas pangan di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) diperketat. Langkah tersebut dilakukan melalui kolaborasi antara Inspektorat Badan Pangan Nasional (Bapanas) Pusat, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, Perum BULOG Cabang Kampar, serta jajaran Polres Rokan Hulu dalam kegiatan inspeksi mendadak (sidak) yang dilaksanakan pada 5–6 Maret 2026.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Tugas Inspektur Badan Pangan Nasional Nomor: 220/TU.01.04/A.4/02/2026 tentang pelaksanaan Uji Petik dan Review Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).

Inspeksi tersebut dipimpin oleh Inspektur Bapanas Pusat Ir. R. Muhammad Imron Rosjidi, M.Si., CGCAE, yang diwakili oleh Pengendali Teknis Oktina Nugraheni, S.E., M.S.Ak, bersama tim teknis lainnya.

Di tingkat daerah, tim dari pusat disambut dan didampingi langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Rokan Hulu Zulfikar, S.P, bersama Kabid Ketersediaan dan Distributor Pangan Emrizon, S.Pi, serta Analis Ketahanan Pangan Ahli Muda Nurlaila Agusnaini Wati, S.Pi.

Kepala DKPP Rohul Zulfikar menjelaskan bahwa sidak gabungan tersebut bertujuan untuk melakukan validasi lapangan terhadap kepatuhan para pelaku usaha dalam menerapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Pasar (HAP).

Pada hari pertama, tim melakukan pemeriksaan di tingkat distributor dan ritel modern. Beberapa lokasi yang menjadi sasaran pemeriksaan antara lain Gudang Distributor Beras Sinar Rambah, Swalayan Happy Mart, serta gerai Alfamart untuk memastikan rantai pasok pangan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Hari kedua pemeriksaan difokuskan pada titik distribusi yang berhubungan langsung dengan konsumen, yakni pasar modern dan Bunda Swalayan. Di lokasi tersebut, tim memastikan tidak terjadi praktik spekulasi harga maupun penimbunan stok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat,” jelas Zulfikar.

Ia menambahkan bahwa kehadiran tim dari Bapanas Pusat yang turut didampingi aparat kepolisian menjadi sinyal kuat bagi para pelaku usaha agar tetap mematuhi aturan harga serta menjaga stabilitas pasokan pangan.

Sementara itu, Pengendali Teknis Bapanas Oktina Nugraheni menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan distribusi pangan dari tingkat distributor hingga ritel berjalan sesuai ketentuan HET dan HAP.

“Sinergi lintas instansi ini sangat penting untuk memastikan rantai pasok dari distributor hingga ke ritel pangan tetap terjaga sesuai HET dan HAP. Kami ingin masyarakat Rokan Hulu dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa khawatir akan lonjakan harga yang signifikan,” ujarnya.

Berdasarkan surat tugas tersebut, tim Bapanas dijadwalkan berada di Provinsi Riau selama delapan hari, mulai 2 hingga 9 Maret 2026, untuk memastikan penyaluran Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras periode Januari–Februari 2026 berjalan secara akuntabel.

Melalui pengawasan yang dilakukan secara intensif ini, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu berkomitmen untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok bagi masyarakat hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Pos terkait