Pekanbaru, Bertuahnews.com – Wali Kota Pekanbaru H. Agung Nugroho, S.E., M.M menegaskan komitmennya menolak segala bentuk gratifikasi menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Penegasan tersebut disampaikan melalui surat pemberitahuan resmi yang ditujukan kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru, ASN, pimpinan BUMD, serta masyarakat luas.
Surat bernomor P.400.14.4.3/Setda-Tapem/124/2026 tertanggal 8 Maret 2026 itu berisi pemberitahuan penolakan gratifikasi dalam bentuk apa pun yang berkaitan dengan jabatan sebagai Wali Kota Pekanbaru.
Dalam surat tersebut, Agung Nugroho menegaskan bahwa dirinya tidak menerima pemberian dalam bentuk apa pun, baik berupa uang, parsel, hadiah, barang, maupun bentuk pemberian lainnya yang berkaitan dengan jabatannya.
Ia juga menegaskan tidak pernah menunjuk, memerintahkan, ataupun memberikan kuasa kepada pihak mana pun untuk menerima atau mengambil pemberian atas namanya.
Selain itu, apabila terdapat pihak yang mengatasnamakan dirinya untuk meminta atau menerima pemberian, maka hal tersebut dipastikan bukan atas sepengetahuan maupun persetujuannya.
Wali Kota Pekanbaru juga menekankan bahwa prinsip tersebut berlaku dalam seluruh proses pemerintahan, termasuk dalam promosi maupun mutasi jabatan, pengambilan kebijakan, pelaksanaan program, hingga kegiatan proyek pemerintah.
Menurutnya, tidak ada pemberian atau imbalan dalam bentuk apa pun yang dapat mempengaruhi keputusan yang diambil selama menjalankan amanah sebagai kepala daerah.
Agung Nugroho juga mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota Pekanbaru serta masyarakat untuk bersama-sama menjaga integritas, menjauhi praktik korupsi, serta membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mewujudkan pemerintahan yang berintegritas serta bebas dari praktik gratifikasi, suap, maupun konflik kepentingan.
Surat pemberitahuan tersebut telah ditandatangani secara elektronik oleh Wali Kota Pekanbaru dan diterbitkan sebagai bentuk transparansi sekaligus pengingat bagi seluruh pihak menjelang momentum Hari Raya Idulfitri.***






