PEKANBARU, bertuahnews.com – Ribuan orang yang datang ke Pekanbaru untuk menghadiri Sawit Indonesia Expo and Conference (SIEXPO) tidak hanya meramaikan arena pameran. Pergerakan peserta dan pengunjung dari berbagai daerah turut menghidupkan sektor perhotelan, pusat perbelanjaan, kuliner hingga aktivitas pelaku usaha lokal.
Melihat dampak ekonomi tersebut, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mendorong agar SIEXPO dapat digelar lebih sering, bahkan dua kali dalam setahun.
Agung menyampaikan hal tersebut setelah meninjau langsung pelaksanaan SIEXPO di SKA Co-Ex Pekanbaru, Jumat (7/8/2026). Menurutnya, kegiatan yang kini memasuki tahun keempat tersebut telah berkembang menjadi salah satu agenda berskala nasional yang memberikan dampak terhadap perekonomian Kota Pekanbaru.
“Kita tentu mengapresiasi kegiatan SIEXPO ini. Selain menjadi tempat bertemunya para pelaku industri kelapa sawit, kegiatan ini juga memberikan dampak terhadap perekonomian Kota Pekanbaru,” ujar Agung.
Ia menilai kehadiran peserta dan pengunjung dari berbagai provinsi memberikan efek berantai terhadap sejumlah sektor usaha. Tingkat hunian hotel meningkat, pusat perbelanjaan lebih ramai, sementara usaha kuliner, transportasi dan UMKM juga ikut mendapatkan manfaat dari meningkatnya aktivitas masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Menurut Agung, kondisi tersebut menunjukkan bahwa event berskala nasional memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi daerah. Karena itu, Pemerintah Kota Pekanbaru terbuka terhadap berbagai kegiatan yang mampu mendatangkan pengunjung dari luar daerah.
“Ketika orang datang ke Pekanbaru, tentu mereka membutuhkan hotel, makan, transportasi dan kebutuhan lainnya. Ini yang kemudian memberikan dampak bagi masyarakat dan pelaku usaha,” katanya.
Agung berharap penyelenggaraan SIEXPO dapat terus dilakukan di Kota Pekanbaru dengan skala yang semakin besar. Bahkan, ia mengusulkan agar agenda tersebut tidak hanya berlangsung sekali dalam setahun.
“Kalau memungkinkan, kami berharap SIEXPO bisa digelar dua kali dalam setahun. Dengan begitu, dampaknya terhadap perekonomian Pekanbaru juga akan semakin besar,” ungkapnya.
Selain memberikan dampak ekonomi, Agung menilai SIEXPO juga memiliki nilai strategis bagi Pekanbaru sebagai salah satu kota perdagangan dan jasa di Sumatera. Kehadiran pelaku industri kelapa sawit dari berbagai daerah membuka peluang terjadinya pertemuan bisnis, promosi produk, serta pertukaran informasi terkait perkembangan industri sawit.
Ia berharap penyelenggaraan event nasional di Pekanbaru terus bertambah sehingga kota tersebut semakin dikenal sebagai salah satu tujuan kegiatan bisnis dan pameran berskala nasional.
“Pekanbaru harus terus menjadi tempat berbagai event nasional. Pemerintah kota tentu akan mendukung kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan ikut menggerakkan ekonomi daerah,” pungkas Agung.***






