Bupati Kampar Tinjau Perkebunan Pisang Cavendish di Desa Pulau Birandang

Kampa, bertuahnews.com – Bupati Kampar Ahmad Yuzar melakukan kunjungan kerja ke perkebunan pisang Cavendish di Desa Pulau Birandang, Kecamatan Kampa, Senin (3/8). Perkebunan milik mantan Bupati Kampar, Jefri Noer, tersebut menjadi salah satu contoh pengembangan komoditas hortikultura yang dinilai memiliki prospek ekonomi menjanjikan di Kabupaten Kampar.

Dalam kunjungan itu, Bupati didampingi Anggota DPRD Provinsi Riau Eva Yualiana, perwakilan Dinas Perkebunan Provinsi Riau, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kampa, kepala desa, tokoh masyarakat, serta sejumlah tamu undangan.

Selama berada di lokasi, Ahmad Yuzar meninjau langsung areal perkebunan sekaligus melihat proses budidaya pisang Cavendish, mulai dari teknik penanaman, perawatan hingga pengelolaan hasil panen. Ia juga berdialog dengan pengelola mengenai peluang pengembangan komoditas tersebut agar mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.

Menurut Ahmad Yuzar, Kabupaten Kampar memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan yang perlu terus dikembangkan melalui komoditas unggulan bernilai ekonomi tinggi. Salah satunya adalah pisang Cavendish yang memiliki peluang pasar cukup luas.

“Komoditas hortikultura seperti pisang Cavendish memiliki prospek yang baik. Apabila dikelola secara profesional, bukan hanya mampu meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Kampar akan terus mendukung pengembangan sektor pertanian melalui berbagai program yang bertujuan meningkatkan produktivitas, kualitas hasil panen, serta kesejahteraan petani.

Selain itu, Bupati berharap keberhasilan pengelolaan perkebunan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi petani lain untuk mengembangkan usaha pertanian yang lebih modern dan berorientasi pada kebutuhan pasar.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Riau Eva Yualiana mengatakan keberadaan perkebunan pisang Cavendish diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Menurutnya, kawasan tersebut juga berpotensi menjadi lokasi pembelajaran bagi petani yang ingin mengembangkan komoditas serupa.

Kunjungan ditutup dengan peninjauan sejumlah titik di kawasan perkebunan. Pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan juga menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mendorong kemajuan sektor hortikultura sebagai salah satu penopang pembangunan ekonomi di Kabupaten Kampar.***

Pos terkait