Bangkinang Kota, Bertuahnews.com – Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Wakil Bupati Misharti secara resmi melepas jemaah calon haji (CJH) yang berasal dari kalangan anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kampar. Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung Guru Kampar ini berlangsung khidmat, penuh doa, serta sarat makna kebersamaan.
Pelepasan ini menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap para tenaga pendidik yang tidak hanya berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi juga menjadi teladan dalam pengamalan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kampar Misharti yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI Kabupaten Kampar menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan kepada para guru untuk menunaikan ibadah haji. Ia berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.
“Ibadah haji adalah panggilan mulia. Kami mendoakan agar seluruh jemaah diberikan kesehatan, kemudahan, dan keselamatan selama berada di Tanah Suci,” ujarnya.
Sebagai bagian dari tradisi dan kearifan lokal, prosesi pelepasan diawali dengan tepung tawar kepada para jemaah. Ritual ini menjadi simbol doa dan harapan agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar serta penuh keberkahan. Suasana haru pun terasa saat para jemaah berpamitan dengan keluarga dan rekan sejawat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Setda Kampar T. Said Hidayat serta Ketua PGRI Provinsi Riau Adolf Bastian, yang turut memberikan dukungan moril dan doa kepada para calon jemaah haji.
Dalam kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kampar, Helmi, SH., MH, menyampaikan bahwa keberangkatan para guru ini menjadi inspirasi bagi dunia pendidikan di Kampar.
Menurutnya, guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai panutan dalam membangun karakter religius peserta didik.
“Keberangkatan guru untuk menunaikan ibadah haji ini menjadi teladan nyata bagi siswa dan masyarakat. Ini mencerminkan bahwa pendidikan tidak hanya soal akademik, tetapi juga pembentukan nilai keimanan dan akhlak,” ungkap Helmi.
Ia juga berharap momentum ini dapat memperkuat semangat spiritual para pendidik sehingga berdampak positif dalam proses pembelajaran di sekolah.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kampar bersama PGRI terus berkomitmen mendukung kesejahteraan dan pengembangan karakter para tenaga pendidik, sekaligus memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan bermasyarakat.
Pelepasan jemaah calon haji dari kalangan guru ini diharapkan tidak hanya menjadi momen seremonial, tetapi juga membawa semangat baru dalam membangun pendidikan yang berkarakter dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan di Kabupaten Kampar.***






