Bangkinang Kota, Bertuahnews.com – Anak-anak TKN Pembina 01 Salo tampil ceria menyambut kehadiran Wakil Bupati Kampar, Dr. Misharti, S.Ag., M.Si., dalam kegiatan launching pemakaian Interactive Flat Panel (IFP)/TV Pintar Digital serta pembukaan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, yang digelar di UPT SPNF Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Kampar, Rabu (28/1/2026).
Kedatangan Wakil Bupati Kampar disambut langsung oleh anak-anak TKN Pembina 01 Salo bersama para guru dan tenaga pendidik dengan penuh antusias dan keceriaan, mencerminkan semangat belajar sejak usia dini.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Misharti menyampaikan bahwa anak-anak PAUD dan TK merupakan pondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia Kabupaten Kampar ke depan.
“Anak-anak TKN adalah generasi emas Kampar. Mereka perlu didampingi dengan pendidikan yang ramah anak, menyenangkan, serta didukung teknologi yang tepat agar tumbuh menjadi pribadi yang cerdas dan berkarakter,” ujar Wabup.
Ia juga berpesan kepada anak-anak agar rajin belajar, patuh kepada guru dan orang tua, serta berani berkata tidak terhadap hal-hal yang membahayakan diri.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Kampar yang diwakili Kabid PAUD dan PNF, Taufik Wahyudisyah, mengapresiasi peran guru-guru TKN Pembina 01 Salo yang terus berkomitmen memberikan pendidikan terbaik serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi anak.
“Guru PAUD dan TK memiliki peran besar dalam membentuk karakter anak. Kami berharap sinergi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah terus terjaga,” terangnya.
Menurutnya, masa kanak-kanak merupakan periode emas dalam tumbuh kembang anak, sehingga membutuhkan pendampingan yang tepat dari para pendidik.
“Anak-anak TK berada pada masa emas pembentukan karakter. Di usia inilah nilai-nilai disiplin, kejujuran, kebersamaan, serta sikap saling menghormati mulai ditanamkan. Guru memiliki peran strategis sebagai pendidik sekaligus pengasuh yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi anak-anak,” ujar Taufik.***






