BANGKINANG KOTA, Bertuahnews.com – Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) DPRD Kabupaten Kampar menyampaikan serangkaian catatan penting dalam rapat paripurna pandangan umum terhadap Ranperda APBD Kampar 2026, Selasa (25/11/2025). Melalui juru bicara fraksi, Eko Sutrisno, NasDem menegaskan sejumlah poin yang dianggap krusial untuk menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Kampar pada tahun mendatang.
Eko menyampaikan sorotan strategis secara lugas dan terstruktur. Ia mengawali dengan persoalan komitmen pembangunan, terutama terkait Jembatan Sungai Sarik yang saat ini sudah digunakan masyarakat. Menurutnya, pemerintah perlu sungguh-sungguh menuntaskan janji pembangunan agar masyarakat tidak perlu lagi menyuarakan aspirasi melalui cara-cara ekstrem.
“Itu sebabnya kami meminta agar janji pembangunan direalisasikan pada tahun 2026,” tegasnya.
Catatan berikutnya menyoroti kerusakan Box Culvert di perbatasan Desa Kuntu dan Sungai Liti di Kecamatan Kampar Kiri yang roboh sejak 2024. Eko mengingatkan bahwa kerusakan tersebut mengancam akses menuju 20 desa. Ia mengapresiasi swadaya masyarakat yang telah bergotong royong, bahkan menebang delapan batang kayu demi menjaga akses agar tidak lumpuh. Namun, menurutnya, langkah darurat warga seharusnya tidak dibiarkan berlarut.
“Pemerintah harus segera menangani sebelum kondisinya semakin memburuk,” ujar Eko.
Selanjutnya, Fraksi NasDem juga menyinggung prestasi Subayang Rafting yang meraih Juara II Anugerah Pesona Indonesia (API Award) 2025 kategori wisata air. Eko mengingatkan bahwa penghargaan yang diterima Wakil Bupati Kampar, Misharti, itu harus diiringi dengan perhatian nyata terhadap para pelaku wisata. Mereka, kata Eko, tidak menuntut dana, tetapi membutuhkan fasilitas dasar seperti akses jalan yang memadai.
“Dengan perbaikan itu, PAD akan meningkat dan aktivitas wisata tetap berjalan,” ujarnya.
Isu terakhir yang disorot Eko adalah wacana penghapusan anggaran untuk media. Ia menyampaikan penolakan tegas terhadap kebijakan tersebut apabila benar diterapkan.
“Media adalah mitra strategis pemerintah. Jangan dilemahkan, tetapi diperkuat,” kata Eko menutup penyampaiannya.
Berbagai catatan tersebut diharapkan Fraksi NasDem menjadi bahan evaluasi sekaligus komitmen nyata Pemkab Kampar dalam penyusunan dan pelaksanaan APBD 2026.***






